Seni Lukis

SENI LUKIS dan MELUKIS itu SAMA atau BEDA ya…?

by Syam Ibn Affan

Seni lukis ialah pengembangan dari menggambar.

Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas, kertas, atau papan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji tertentu kepada media yang digunakan.

Berikut macam – macam aliran seni lukis :

1. Aliran Realisme
Aliran Realisme

Aliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari – hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan lain.

 Ciri – ciri aliran ini yaitu :
  • Kebanyakan menampilkan tentang kehidupan sehari – hari.
  • Lukisan apa adanya.
  • Lukisan juga terlihat menyatu antara objek satu dengan objek lainnya.
Tokoh – tokohnya :

  • Gustove Corbert
  • Fransisco de Goya
  • Honore Umier
2. Aliran Surealisme
 Aliran Surealisme
 Aliran Surealisme yaitu aliran yang erat kaitannya dengan dunia fantasi, seolah – olah kita melukis dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme juga biasanya memiliki bentuk atau lukisan yang tidak logis serta seperti khayalan.
 Ciri – ciri :
  • Lukisan aneh dan asing.
  • Penuh dengan fantasi dan khayalan.
Tokoh – tokohnya :
  • Joan Miro
  • Salvador Dali
  • Andre Masson
  • Sudiardjo
  • Amang Rahman
3. Aliran Romantisme
 Aliran Romantisme
 Aliran Romantisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan fantastik dan indah. Aliran ini menampilkan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti suatu pemandangan alam, tragedi, ataupun sejarah.
 Ciri – ciri :
  • Lukisan mengandung cerita yang dahsyat dan emosional.
  • Penuh gerak dan dinamis.
  • Warna bersifat kontras dan meriah.
  • Pengaturan komposisi dinamis.
  • Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan.
  • Kedahsyatan melebihi kenyataan
Tokoh – tokohnya :
  • Raden Saleh
  • Eugene Delacroix
  • Theodore Gericault
  • Jean Baptiste.
4. Aliran Naturalisme
 Aliran Naturalisme
 Aliran Naturalisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alami. Aliran naturalisme ini memang mirip dengan realisme, bedanya naturalisme memiliki suatu tambahan agar menjadi lebih indah.
 Ciri – ciri :
  • Kebanyakan bertemakan tentang alam
  • Memiliki teknik gradasi warna
  • Memiliki susunan perbandingan. perspektif, tekstur, perwarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin
Tokoh – tokohnya :
  • Raden Saleh
  • Abdullah Sudrio Subroto
  • Basuki Abdullah
  • Gambir Anom
  • Trubus
5. Aliran Impresionisme
Aliran Impresionisme
 Aliran Impresionisme adalah seni yang berusaha menampilkan kesan yang ditangkap objek. Aliran Impresionisme juga biasanya memiliki gambar yang agak kabur dan tidak mendetail.
 Ciri – ciri :
  • Goresan kuas pendek dan tebal dengan gaya mirip sketsa, untuk memberikan kemudahan pelukis menangkap esensi subjek daripada detailnya.
  • Warna didapat dengan sesedikit mungkin pencampuran pigmen cat yang digunakan. Diharapkan warna tercampur secara optis oleh retina.
  • Bayangan dibuat dengan mencampurkan warna komplementer (Hitam tidak digunakan sebagai bayangan).
  • Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa dengan warna berikutnya.
  • Pengolahan sifat transparansi cat dihindari.
  • Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari suatu objek untuk kemudian diterapkan di dalam lukisan.
  • Dikerjakan di luar ruangan (en plein air)
Tokoh – Tokoh :
  • Claude Monet
  • Aguste Renoir
  • Casmile Pissaro
  • Sisley
  • Edward Degas
  • Mary Cassat
6. Aliran Ekspresionisme
Aliran Ekspresionisme
 

Aliran Ekspresionisme adalah suatu aliran yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam (baik objeknya maupun senimannya).
 Ciri – ciri : 
  • Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang
  • Ungkapan isi hati seseorang.
  • Imajinasi seseorang
  • Pemilihan Warna diutamakan
  • Ekspresionisme menjaga jiwa dan menemukan ‘Sturm und Drang’ dan pancarannya keluar merupakan media yang baik untuk melukiskan emosinya kepada orang lain.
Tokoh – Tokoh :
  • Vincent Van Gogh
  • Paul Gaugiuin
  • Ernast Ludwig
  • Affandi
  • Zaini
  • Popo Iskandar
7. Aliran Abstraksionisme
 Aliran Abstraksionisme
 Aliran Abstraksionisme adalah aliran yang menggunakan  warna dan bentuk dalam cara non-representasional. Aliran ini dibedakan menjadi 2 yaitu abstrak kubistis dan non-figuratif.
Ciri – ciri :
 Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam.
Tokoh – Tokoh :
  • Mark Rothko
  • Clyfford Stll
  • Adolf Got Lieb
  • Robert Montherwell
  • BornetNewman
8. Aliran Kubisme
Aliran Kubisme
 Aliran Kubisme adalah aliran yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak.
 

Ciri – ciri :
  • Memiliki bentuk geometris
  • Memiliki perpaduan warna yang sangat perspektif.
Tokoh – Tokoh :
  • Gezanne
  • Pablo Picasso
  • Metzinger
  • Braque
  • Albert Glazes
  • Fernand Leger
  • Robert Delaunay
9. Aliran Dadaisme
Aliran Dadaisme
 Aliran Dadaisme adalah aliran yang menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic,mengerikan, kekanak-kanakan (naive), terkadang mengesankan.
Ciri – ciri :
  • Seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi.
  • Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras
Tokoh – Tokoh :
  • Roull Haussmann
  • Duchamp
  • Hans Arp
10. Aliran Futurisme
Aliran Futurisme
 Aliran Futurisme adalah aliran yang menggambarkan objek lukisan yang terlihat seperti bergerak. Suatu objek digambarkan beberapa kali secara sama,secara perspektif.
Ciri – ciri :
  • Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan
  • Memanfaatkan prinsip aneka tampak atau ( multiple viewpoints )
  • Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain
  • Memperhatikan tentang kedinamisan , kedisiplinan, dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan waktu.
Tokoh – Tokoh :
  • Giacomo Balla
  • Umberto Boccioni
  • Sculptor
  • Carlo Carrà,
11. Aliran Fauvisme
Aliran Fauvisme
Aliran Fauvisme adalah aliran yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya.
Ciri – ciri :
  • Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras.
  • Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya
  • Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat.
Tokoh – Tokoh :
  • Henry Matisse
  • Andre Dirrain
  • Maurice de Vlamink
  • Rauol Dufi
  • Kess Van Dongen.
12. Aliran Klasikisme
Aliran Klasikisme
Aliran Klasikisme adalah aliran yang menampilkan gambar secara klasik, serta memiliki karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak terpampang di nusantara maupun di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Yunani dan Romawi.
 
Ciri – ciri :
  • Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis.
  • Bentuk selalu seimbang dan harmonis.
  • Batasan-batasan warna bersifat bersih dan statis.
  • Raut muka tenang dan berkesan agung.
  • Berisi cerita lingkungan istana.
  • Cenderung dilebih-lebihkan.
Tokoh – Tokoh :
  • Bartholome Vignon ( 1762 – 1846 )
  • Jaques Lovis David ( 1974 – 1825 )
  • Jan Ingles ( 1780 – 1867 )

 

Sumber: Om Google