Arsitek Cilik Menyulap Sedotan dan Plastisin Menjadi Bangun Ruang

Arsitek Cilik Menyulap Sedotan dan Plastisin Menjadi Bangun Ruang

Sdyppsb3.sch.id – Siswa kelas 2 belajar menjadi arsitek, berbekal sedotan dan plastisin mereka menyulapnya menjadi bangun ruang. Sabtu (24/11)

Bertempat di bangunan kantin SD YPPSB 3 Sangatta Utara, siswa kelas 2 melaksanakan program Pengembangan Kurikulum yang merupakan puncak Tema 4 Kelas 2 tentang Hidup Bersih dan Sehat.

Kegiatan ini didampingi langsung oleh para wali kelas 2, yaitu Ibu Sri Rahayu, Ibu Wiwin Indrasari, dan Ibu Nurul Chumama. Mereka bertiga nampak sibuk membimbing sebanyak kurang lebih 93 siswa ini dalam beraktivitas membuat karya bangun ruang dari bahan sedotan dan plastisin.

Prosesnya, plastisin dibentuk menjadi bulatan kecil dijadikan titik sudut, sedotan menjadi rusuknya, kemudian mereka menancapkan sedotan ke bulatan plastisin sehingga terangkai menjadi bangun ruang sesuai dengan kehendak mereka. Ada yang membuat kubus, balok, limas, dan prisma.

Menurut Ibu Sri Rahayu, dari kegiatan ini anak-anak belajar langsung beberapa hal sekaligus, yaitu:

Belajar Matematika:
Bisa membedakan bangun ruang prisma dan limas, balok dan kubus, serta bisa membedakan mana sisi, rusuk dan titik sudut, sekaligus menghitung banyaknya sisi, rusuk, dan titik sudut setiap bangun ruang yang dibuat.

Belajar SBdP:
Terampil merangkai rusuk, sisi titik sudut dan bisa menjadikannya sebuah bangun ruang yang rapi dan tidak roboh. Mengenal karya 3 dimensi yang bisa dilihat dari segala arah.

Belajar Bahasa Indonesia:
Anak-anak belajar berkomunikasi dengan bahasa yang baik dan benar dalam menjelaskan proses pembuatan karyanya.

Belajar IPA:
Anak-anak belajar mengenal tentang bahan alam dan bahan buatan (sedotan dan plastisin).

Belajar PKn:
Anak-anak belajar hidup rukun dan saling menghargai hasil karya orang lain, dilarang saling menghina hasil karya yang lain.

Belajar IPS:
Anak-anak belajar bersikap sosial, membantu teman yang kesusahan dalam membuat karya, mereka juga terlihat berupaya menjelaskan bahkan membantu memegangi dan membantu merangkai bangun ruang milik temannya.

Belajar PJOK:
Setelah membuat hasil karya, anak-anak diajarkan pentingnya kebersihan mereka harus bisa merapikan dan membersihkan sampah-sampah yang mereka buat sehingga tampak bersih seperti semula.

Davina, salah satu siswa mengatakan bahwa dia sangat senang dengan kegiatan ini, menurutnya ia tidak begitu mengalami kesulitan dalam membentuk bangun ruang dari sedotan dan plastisin.

“Saya suka bangun ruang ini (prisma segitiga), karena bentuknya bagus, mirip rumah” imbuh Davina.

Setelah selesai, karya pun dikumpulkan dan disimpan di kelas masing-masing. Mereka membawa dengan hati-hati agar tidak roboh. (Syam)

Tags: , , ,

Subscribe

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Sering-sering mengunjungi website kami untuk memperoleh informasi terbaru mengenai sekolah kami.

No Responses

Leave a Reply